Tuesday, 9 May 2017

~ Racun yang terlihat ~

Silinder - Silinder putih yang panjang
yang terbungkus dengan kardus persegi panjang
kulihat banyak orang yang membelimu
walaupun hargamu mahal
orang tetap membelimu

                               Aku tidak tau manfaat apa yang ada pada dirimu
                               kulihat, ada tulisan yang melarangmu
                               tetapi kenapa masih banyak orang yang membelimu
                               apakah orang orang itu buta ?
                               apakah semua orang tidak mengetahui isi ditubuhmu itu ?

Foto foto yang menggerikan
telah terpampang dibungkusan kardus persegi panjang
apakah orang orang itu tidak mengetahui arti dari foto itu ?
sungguh malang negeri ini
dengan adanya barang sepertimu




Karya : Arif R.H

Tuesday, 18 April 2017

~ Ciptaanmu nan Indah ~

Terbentang luas ciptaanmu 
yang menyimpan banyak rahasia didalamnya 
angin sepoi - sepoi menerjang kulit semua orang 
yang dapat menenangkan hati semua insan 
                Tuhanku 
                Terima Kasih 
                Terima kasih karena kau telah menciptakan ciptaan yang indah 
                Karena dengan ciptaan ini 
                semua orang dapat merasakan nikmat dari ciptaanmu


karya : Arif R.H

Tuesday, 13 September 2016

Blog Serba Guna

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Hai! ini adalah blog kedua saya setelah blog islamic education , dan blog yang itu berisi khusus tentang islam atau pun pelajaran islam.
dan kali ini saya akan memperkenalkan blog saya yang satu ini yaitu blog Serba Guna,
,dan blog saya yang satu ini berisi tentang apa saja atau apapun.

mungkin kali ini hanya itu yang bisa saya tulis di blog saya, maaf kalo hanya  sedikit karena saya juga masih tahap belajar.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb

Tuesday, 30 August 2016

Kisah Perjuangan Ulama ASWAJA Menahan Pembongkaran Makam Rosulullah SAW

Pada tahun 1924-1925, Arab Saudi dipimpin oleh Ibnu Saud, Raja Najed yang beraliran Wahabi. Aliran ini sangat dominan di tanah Haram, sehingga aliran lain tidak diberi ruang dan gerak untuk mengerjakan mazhabnya.

Semasa kepemimpinan Ibnu Saud, terjadi eksodus besar-besaran ulama dari seluruh dunia. Mereka kembali ke negara masing-masing, termasuk para pelajar Indonesia yang sedang mencari ilmu di Arab Saudi.

Aliran Wahabi yang terkenal puritan, berupaya menjaga kemurnian agama dari musyrik dan bid'ah namun secara membabibuta dan melalui kekerasan. Maka beberapa tempat bersejarah, seperti rumah Nabi Muhammad SAW dan sahabat, termasuk makam Nabi Muhammad pun hendak dibongkar.


Umat Islam Indonesia yang berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) merasa sangat perihatin kemudian mengirimkan utusan menemui Raja Ibnu Saud. Utusan inilah yang kemudian disebut dengan Komite Hijaz.




Komite Hijaz ini merupakan sebuah kepanitiaan kecil yang dipimpin oleh KH Abdul Wahab Chasbullah. Setelah berdiri, Komite Hijaz menemui Raja Ibnu Suud di Hijaz (Saudi Arabia) untuk menyampaikan beberapa permohonan, seperti meminta Hijaz memberikan kebebasan kepada umat Islam di Arab untuk melakukan ibadah sesuai dengan madzhab yang mereka anut.

Karena untuk mengirim utusan ini diperlukan adanya organisasi yang formal, maka didirikanlah Nahdlatul Ulama pada 31 Januari 1926, yang secara formal mengirimkan delegasi ke Hijaz untuk menemui Raja Ibnu Saud.

Adapun lima permohonan yang disampaikan oleh Komite Hijaz, seperti ditulis di situs www.nu.or.id tersebut adalah:


Pertama, memohon diberlakukan kemerdekaan bermazhab di negeri Hijaz pada salah satu dari mazhab empat, yakni Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hanbali. Atas dasar kemerdekaan bermazhab tersebut hendaknya dilakukan giliran antara imam-imam shalat Jum’at di Masjidil Haram dan hendaknya tidak dilarang pula masuknya kitab-kitab yang berdasarkan mazhab tersebut di bidang tasawuf, aqidah maupun fikih ke dalam negeri Hijaz, seperti karangan Imam Ghazali, imam Sanusi dan lain-lainnya yang sudaha terkenal kebenarannya.


Kedua, memohon untuk tetap diramaikan tempat-tempat bersejarah yang terkenal sebab tempat-tempat tersebut diwaqafkan untuk masjid seperti tempat kelahiran Siti Fatimah dan bangunan Khaezuran dan lain-lainnya berdasarkan firman Allah "Hanyalah orang yang meramaikan Masjid Allah orang-orang yang beriman kepada Allah" dan firman Nya "Dan siapa yang lebih aniaya dari pada orang yang menghalang-halangi orang lain untuk menyebut nama Allah dalam masjidnya dan berusaha untuk merobohkannya."


Ketiga, memohon agar disebarluaskan ke seluruh dunia, setiap tahun sebelum datangnya musim haji menganai tarif/ketentuan beaya yang harus diserahkan oleh jamaah haji kepada syaikh dan muthowwif dari mulai Jedah sampai pulang lagi ke Jedah. Dengan demikian orang yang akan menunaikan ibadah haji dapat menyediakan perbekalan yang cukup buat pulang-perginya dan agar supaya mereka tidak dimintai lagi lebih dari ketentuan pemerintah.


Keempat, memohon agar semua hukum yang berlaku di negeri Hijaz, ditulis dalam bentuk undang-undang agar tidak terjadi pelanggaran terhadap undang-undang tersebut.


Kelima, Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU) memohon balasan surat dari Yang Mulia yang menjelaskan bahwa kedua orang delegasinya benar-benar menyampaikan surat mandatnya dan permohonan-permohonan NU kepada Yang Mulia dan hendaknya surat balasan tersebut diserahkan kepada kedua delegasi tersebut.


Dari pemaparan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Komite Hijaz yang merupakan respons terhadap perkembangan dunia internasional ini menjadi faktor terpenting didirikannya organisasi NU.



Berkat kegigihan para kiai yang tergabung dalam Komite Hijaz, aspirasi dari umat Islam Indonesia yang berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah diterima oleh raja Ibnu Saud. Makam Nabi Muhammad yang akan dibongkar pun tidak jadi dihancurkan.

~ Racun yang terlihat ~

Silinder - Silinder putih yang panjang yang terbungkus dengan kardus persegi panjang kulihat banyak orang yang membelimu walaupun ha...